Kamis, 07 Juni 2012

Buka Usaha Bengkel Las Listrik atau Las Acetylin


Punya kemampuan mengelas? Kira-kira pangsa pasar las ada, tapi bingung mau membuka bengkel las listrik atau bengkel las acetylin?

Bengkel las ada dua. Bengkel las listrik dan bengkel las acetylin(karbit). Bengkel las listrik untuk mengerjakan pengerjaan kontruksi baja, misalnya pembuatan pintu gerbang besi, tralis jendela pintu, jembatan atau untuk kuda-kuda rumah dan rangka baja rumah.



Bengkel Las Acetylin 
mengerjakan plat-plat tipis bukan rangka, misalnya, service radiator mobil dan servis kenalpot sepeda motor. Las acetylin tidak menggunakan listrik, tapi hanya menggunakan perpaduan antara gas karbit (acetylin) dengan O2 (Oksigen) yang diatur oleh blender.

Tingkat bahaya bengkel las acetylin lebih tinggi dari bengkel listrik. Hal ini karena operator las acetylin harus benar-benar mengetahui cara setting regulator oksigen dan acetylin. kalau tidak bisa meledak dan menimbulkan kebakaran.

Untuk pengamannya harus secara periodik melakukan pengecekan terhadap selang acetylin, regulator, klem-klem pengikat selang acetylin dan juga secara periodik mata blender harus dibersihkan. Kedisiplinan operator las acetylin akan bisa menentukan keselamatan dan kelanjutan bisni ini.

Rincian Biaya Modal : 
1. Tabung Oksigen                     : Rp 2 juta
2. Tabung Acetylyn                    : Rp 2 juta
3. Regulator, selang, blender       : Rp 3 juta

4. Perlengkapan lain
    (grinda, gergaji, kacamata las) : Rp 2.5 juta
5. Tempat ukuran 3 x 3 meter

Kelemahan
1. Untuk membawa alat perlu mobil atau gerobak sehingga perlu biaya yang lebih mahal
2. Resiko meledak lebih tinggi (tergantung ketelitian operator las)

Kelebihan Segmen Pasar
1. Pengerjaan otomotif
2. Pengerjaan besi-besi ringan



Bengkel Las Listrik
Sumber tenaga las listrik adalah trafo listrik dengan bahan tambah yang disebut elektroda las,. Elektroda las jenisnya menyesuaikan jenis baja yang dilas. Maksudnya, misalnya, mengelas mild steel cukup dengan tipe RD kawat las tau RB untuk baja karbon tinggi, menggunakan kawat las tipe problem steel, kalau mengelas baja stainless dengan elektroda stainless juga.


Untuk membuka bisnis Listrik lebih murah. dengan modal 3 juta untuk membeli trafo berkekuatan sekitar 1.300 watt ditambah kacamata las,grinda, gergaji tangan


Rincian Biaya Modal : 
1. Trafo las 1.300 watt                : Rp 2 juta
2. Perlengkapan lain
    (grinda, gergaji, kacamata las) : Rp 2.5 juta
5. Tempat ukuran 3 x 3 meter

Kelemahan
1. Memerlukan listrik yang besar
2. Produksi terhenti apabila mengambil listrik dari PLN



Kelebihan Segmen Pasar

1. Pengerjaan dari segmen ter ringan hingga besar (Jembatan, tralis, pintu, kap rumah)
2. Pengerjaan besi-besi tebal/berat
3. Peralatan mudah dibawa sehingga dapat menjangkau semua tempat



2 komentar:

  1. Terima Kasih infonya sangat bermanfaat,sy kebetulan mau buka usaha las listrik & las stainless

    BalasHapus

Apapun Komentar anda Itulah Anda